Rabu, 10 Juli 2013

Sabung ayam di Philipinan Irak dan Pakistan

Tentang: sabung ayam di berbagai negara

Filipina 

Sabung ayam di philipina merupakan hobi yang populer, terdiri dari sabung ayam legal dan yang ilegal. Sabung ayam legal diadakan di cockpits setiap minggu, sementara yang ilegal disebut tupadaor tigbakay, yang diadakan di cockpits terpencil di mana pemerintah tidak bisa menyerang mereka. Dalam kedua jenis sabung ayam tersebut, pisau digunakan untuk taji. Ada dua jenis pisau yang digunakan dalam adu ayam Filipina, yaitu pisau berujung satu dan pisau bermata dua, dengan panjang pisau bervariasi. Pisau melekat pada kaki kiri ayam, namun tergantung pada kesepakatan antara pemilik, pisau bisa menempel di sebelah kanan atau bahkan di kedua kaki.

Negara ini telah menyelenggarakan beberapa derby Piala Dunia Slasher, diadakan dua kali setahun di Araneta Coliseum, Quezon City, di mana peternak ayam sabung terkemuka dunia berkumpul. 

Irak 

Sabung ayam di Irak tergolong ilegal, tapi meluas di Irak. Para peserta datang untuk berjudi, meskipun perjudian dianggap tidak islami, atau hanya untuk hiburan. Seekor ayam dapat bayaran hingga US $ 8.000 (sekitar Rp 80 juta). Ayam ayam yang paling berharga disebut Harati, yang berarti ayam tersebut berasal dari Turki atau India, dan memiliki kaki dan leher berotot


Pakistan

Sabung ayam adalah olahraga permainan yang populer di Pakistan, namun taruhan adalah ilegal di Pakistan sesuai akta peraturan pencegahan perjudian. Tetapi polisi sering menutup mata terhadap perjudian sabung ayam. Di Sindh (salah satu dari 4 provinsi utama), orang suka beternak dan mengembangbiakkan ayam sabung. Ayam tersebut dirawat hingga pandai berkelahi. Peternakan lain yang populer adalan Mianwali Aseel. 


1 komentar:

  1. ternyata di palistan ada yang main sabung ayam juga ya gan, ane baru tau loh, saya kira cuma beberapa neraga saja selain indonesia.

    prediksi bola parlay

    BalasHapus